Iklan

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Flickr Feed

Img 20220731 143847

Viral, Oknum Guru Marah Kepada Wartawan Saat Meliput

361
Spread the love

Gunungkidul, Suaradjogja.com — Sungguh miris kelakuan oknum yang melontarkan kata – kata tidak pantas kepada wartawan yang ingin meliput hingga viral di pemberitaan. Menurut sumber pemberitaan tersebut diterangkan bahwa, pada hari Senin 25 Juli 2022 sekira pukul 10:15 wib Media Mitra Negara news mengadakan investigasi diproyek SMP N 4 Ngilpar, Dusun Sendowo, Kalurahan kedungkeris, Kapanewon Nglipar, Kabupaten Gunungkidul ,Minggu,(31/7/2022)

Investigasi media mitra negara news Inisial ( Tri) dan kawan – kawan mendatangi Proyek (DAK) tidak disambut baik tapi malah dimaki – maki oleh Oknum seorang Guru inisial ( Sgt).

Dalam penjelasan dihadapan awak media buser86 Tri dari media Mitra Negara News, ”kami bersama 3 rekan datang kesekolahan dengan tujuan melihat proyek DAK sesampai dihalaman sekolah saya menemui salah satu pekerja dan minta izin ambil gambar pelaksanan proyek tersebut material dan papan nama, setelah mengambil foto kami bergegas keluar dari sekolah… setelah baru keluar dari gerbang sekolah kami di kejar 3 Oknum guru…. melontarkan kata – kata yang tidak pantas diucapkan seorang pendidik (Guru) sambil marah – marah kepada kami dan bilang kami tidak punya etika masuk kerumah orang tanpa permisi, dan melontarkan kata- kata yang tidak pantas didengar dengan nada arogan”.

“Oknum inisial( Sgt) tersebut mengeluarkan kata – kata,kalian nggak punya etika datang kerumah orang tanpa permisi, seenaknya sendiri… Emang kalian siapa, ambil photo – photo dirumah orang tanpa izin, padahal saya udah bilang kami dari media pak dia malah bilang,

kalian mau apa… Emang kalian siapa?Silahkan lapor kedinas kalau mau lapor….!,

Saya guru dari sodo paliyan……silahkan lapor dengan nada aroganya seorang guru?,”

Kabar terjadinya kegaduhan antara Guru SMP N 4 Nglipar dengan wartawan Mintra Negara News sudah terdengar oleh LBH Aditya herlangga Ia ikut angkat bicara, “Guru tersebut kurang paham tentang UU PERS dalam UU itu tidak ada penjelasan ketika media mencari berita, photo – photo, menyebar luaskan berita harus minta izin, apa lagi seorang Guru menghalang – halangi wartawan mau investigasi/ konfirmasi keproyek itu kan bukan ranah dari sekolah atau guru, proyek udah dikerjakan sama pemborong kena apa guru ikut- ikutan, Padahal Wartawan itu kan mau keproyek konfirmasi, terkait proyek ( DAK ) itukan urusan pemborong sama Wartawan, Kalau ada yang halang – halangi kerja media itu jelas melangar hukum dan patut dipertanyakan ada apa pelaksanan proyek tersebut? Dan sejauh mana keterlibatan guru tersebut dengan proyek itu? Apa emang gak tau aturan UU PERS NO 40,Sampai bilang emang kamu mau apa? Itu kan nada arogan seorang guru,” tegasnya

Ketika awak media buser86 konfirmasi kepala sekolah SMP N 4 Nglipar (sarwoto), ketika kita tanya apakah tau peristiwa kejadian tersebut, dia menjawab tau karena dilapori anak buah saya, dan harapan atas kejadian tersebut tidak melebar kemana – mana ,dijelaskan ada seorang wartawan datang kesekolah tanpa permisi tiba – tiba photo – photo proyek dan dikejar Guru nama inisial (sgt) dan sempat argumentasi diluar, dan mengenai anak buahnya guru inisial (sgt)
Berkata yang tidak pantas dia tidak tau,” tandasnya.

Ditambahkan Aditya “Kepala dinas pendidikan Kabupaten Gunungkidul harus mengambil tindakan tegas oknum Guru yang arogan tersebut apalagi ada kata – kata laporkan kedinas saya tidak takut seakan – akan itu nantang kepala dinasnya, itu harus ditindak jangan sampai dunia pendidikan timbul kegaduhan oknum – oknum guru tersebut,” egasnya.

hingga berita ini dimuat media buser86 belum bisa konfirmasi dinas pendidikan Kabupaten Gunungkidul.

Sumber: Buser86.id/Anton.

(Red/Edt/Supadiyono)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Developed by Jasa Pembuatan Website Jogja