Iklan

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Flickr Feed

20230118 224019

Takut Menanggung Malu, Seorang Mahasiswi Tega Buang Bayinya

142
Spread the love

Bantul, Suaradjogja.com — Ungkap kasus tindak pidana pembuangan bayi yang dilakukan oleh serang perempuan, mahasiswa disebuah perguruan tinggi di yogyakarta. Ungkap kasus tersebut digelar di ruang loby Polres Bantul pada Rabu, (18/01/2023).

Kasi humas polres Bantul iptu I nengah jeffri mendampingi Kapolsek Sewon Suyanto SH, menerangkan kronologi penemuan mayat bayi didalam tempat sampah, wilayah hukum Polsek Sewon.

Tersangka berinisial WLR (perempuan) mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Yogyakarta, daerah asal kabupaten Bima NTB, membuang bayi ditempat sampah. Tersangka melahirkan seorang bayi berjenis kelamin perempuan dikamar mandi (Kamar mandi untuk bersama), ditempat kos yang Ia tinggali, wilayah sewon, pada tanggal 28 Desember 2022 sekira pukul 04:00WIB.

Menurut pengakuan tersangka, melahirkan sendiri tanpa bantuan orang lain. Disaat bayi dilahirkan sempat menangis sekali kemudian terdiam, tersangka panik kemudian keluar kamar untuk mengambil gunting untuk memotong plasenta, serta tas plastik dan kain hitam di dapur untuk membungkus bayi yang barusaja Iahirkan, kemudian tersangka membuang ditempat sampah didepan rumah kosnya. Sedangkan plasenta dibuang dicloset. Selanjutnya, tersangka membersihkan badan dan mencuci pakaiannya kemudian kembali kekamar untuk beristirahat.

Pada hari Rabu 28 Desember 2022, sekira pukul 11:00WIB tersangka meninggalkan kos untuk melihat pawai di Malioboro dan pulang ke tempat kos teman sedaerahnya diwilayah Sleman bersama seorang teman.

Dijelaskan juga jika, alasan tersangka membuang bayinya sendiri karena malu dengan orang tua dan teman-temannya, lantaran hamil diluar nikah yang dilakukan oleh pacarnya saat masih didaerahnya, sehingga melahirkan bayi tersebut. Disampaikan jika saat ini sudah los kontak dengan pacarnya.

Atas perbuatanya tersebut WLR dikenakan pasal 306 Ayat 2 KUHP Jo Pasal 305 KUHP dan atau pasal 308 KUHP, dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara. Barang bukti yang diamankan Polisi antara lain tas plastik warna merah, kain hitam, kerudung hitam, kaos oblong merah, kain sarung coklat, gunting bergagang hijau.

Terkait kasus ini pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

(Red/Supadiyono)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Developed by Jasa Pembuatan Website Jogja