Iklan

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Flickr Feed

Suka Cita Masyarakat Desa Bendung Terima Sertifikat Program PTSL

204
Spread the love

SuaraDjogja.com – Penyerahan sertifikat tanah oleh Badan Pertanahan Nasional Gunungkidul melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang berlangsung di komplek Balai Desa Bendung, Kecamatan Semin, Kabupaten Gunungkidul, di sambut antusias warga.

Sekitar 1064 dari 1700 pengajuan sertifikat tanah program PTSL yang di mulai sejak tahun 2018 Minggu (15/09/19) telah di serahkan kepada warga masyarakat.

Tugino (66) warga Dusun Pencil, mengutarakan kegembiraanya setelah menerima sertifikat tanahnya dengan wajah berseri-seri kepada media.

“Saya sudah menunggu lama hampir setahun, Alhamdulillah mas akhirnya saya bisa menerima sertifikat tanah lewat program PTSL ini, Karna kalo membuat sertifikat mandiri tidak dengan program PTSL ini kan biayanya mahal mas,” ungkapnya.

Tugino menjelaskan jumlah bidang tanah yang telah di berikan kepada anak-anak nya yang di ikut sertakan program PTSL sudah selesai pada hari ini.

“Ya, saya juga menyertifikat kan tanah-tanah anak-anak saya mas, Alhamdulillah hari ini sudah saya terima mas,” tegasnya.

Tugino mengapresiasi kerja pemerintahan baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Desa dan BPN.

Sementara itu Kepala Desa Bendung Didik Rubiyanto saat di temui media di tengah penyerahan sertifikat tanah di Balai Desa Bendung mengungkapkan dirinya juga ikut gembira karna dengan di serahkannya sertifikat tanah oleh BPN Gunungkidul ini dapat menepis anggapan miring dari sebagian warga masyarakat nya.

“Alhamdulillah setelah beberapa lama kami bekerja keras beserta dengan kawan-kawan BPN Gunungkidul akhirnya kami bisa menyerahkan sertifikat tanah, dan kami bisa menepis anggapan miring yang selama ini beredar di masyarakat,” ungkapnya.

Didik juga menjelaskan pembagian sertifikat tanah belum bisa di bagikan seluruhnya Karna masih menunggu proses cetak dari BPN.

“Ini yang kami bagikan baru 1064 sertifikat dari 1700 sertifikat yang di ajukan oleh masyarakat, sehingga kami belum bisa membagikan keseluruhan sertifikat tanah yang di ajukan oleh masyarakat,” jelasnya.

Didik juga menghimbau kepada masyarakat yang belum mendapatkan sertifikat tanah nya saat ini untuk sabar menunggu gelombang berikutnya.

“Kami menghimbau kepada masyarakat bendung, khususnya yang hari ini belum menerima sertifikat tanah nya harap bersabar, Karna ini banyak sekali mas, Desa Bendung saja ada 1700 bidang yang harus di sertifikatkan, padahal program PTSL ini skupnya kabupaten,” katanya.

Didik berharap dengan sudah di serahkannya sertifikat tanah program PTSL ini masyarakat bisa memiliki kepastian tanahnya secara hukum agraria yang berlaku dan juga masyarakat bisa mengunakan sertifikat tanahnya dengan baik.

sebagaimana amanat Pasal 19 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria, pemerintah telah mencanangkan program percepatan Pendaftaran Tanah melalui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap sampai dengan tahun 2025.

Untuk terselenggaranya kegiatan tersebut, pada 13 Februari 2018, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menandatangani Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2018 tentang Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap di Seluruh Wilayah Republik Indonesia.
(WAP)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Developed by Jasa Pembuatan Website Jogja