Iklan

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Flickr Feed

Salsabila Risqisari SMP Negeri 2 Pundong Juara Satu Lomba Macapat Kabupaten Bantul

1208
Spread the love

SuaraDjogja.com, Bantul – SMP Negeri 2 Pundong, Bantul memperoleh juara satu dalam mengikuti lomba macapat yang diadakan oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul di gedung serbaguna balai desa Wijirejo, Pandak, Bantul (13/9/2019).
Salsabila kelas VIID didampingi guru mata pelajaran bahasa jawa yang memberi materi dan pembinaan macapat Erna Widyastuti,SPd. mengatakan “bahwa disamping hoby, rajin belajar di sekolah juga berkat dukungan orang tuanya serta mempunyai bakat macapat Salsabila Risqisari adalah anak dari pasangan Sarpono dan Sri rahayu yang beralamat di dusun Dempet rt 04, Srihardono, Pundong, Bantul.

Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Pundong, Bantul Sunardi,MPd. mengucapkan “alhamdulilah atas diraihnya juara satu lomba macapat yang disandang oleh Salsabila Risqisari dengan diraihnya juara tersebut semoga bisa menjadi pemicu dalam mengikuti lomba-lomba selanjutnya. Perlu diketahui bahwa untuk juara satu lomba macapat disamping mendapat piagam penghargaan juga memperoleh uang pembinaan Rp.1.500.000.(satu juta limaratus ribu rupiah)”.

Sunardi bertekad disamping ingin meningkatkan prestasi akademik juga tidak akan mengesampingkan prestasi non akademik terbukti di tahun 2019 ini tidak sedikit prestasi yang diraih dalam perlombaan seperti Taekwondo putra kelas under 45kg sebagai juara satu dan Lompat jauh putri dalam POR Pelajar tingkat kabupaten Bantul meraih juara satu, tolak peluru OOSN tingkat kabupaten Bantul Juara dua dan juara tiga bola volly putra-putri, serta juara satu lomba pidato dan adzan dalam acara MTQ tingkat kecamatan dan beberapa juara di tahun-tahun sebelumnya, demikian papar kepala sekolah Sunardi, M. Pd.

Kasie bahasa dan sastra dinas kebudayaan kabupaten Bantul Trijaka Suhartaka,SS selaku team penyelenggara saat ditemui awak media di kantornya komplek kantor dinas pemda Bantul “menyampaikan rasa haru melihat penampilan Salsabila, karena baru kelas VII sudah bisa mengalahkan pesaing-pesaingnya yang usia dan pengalamannya berada di atasnya serta sudah biasa memperoleh juara di tahun-tahun sebelumnya, latarbelakang kegiatan ini adalah salah satu upaya melestarikan dan mengembangkan bahasa jawa sekaligus untuk memberikan pengetahuan berbusana jawa mataraman gagrak ngayogyakarta” pungkasnya.

.(pnj).




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Developed by Jasa Pembuatan Website Jogja