Iklan

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Flickr Feed

Img 20221222 Wa0013

Rumah Kreatif Tukik Adakan Workshop, Peringati HUT Ke 7 Grahatama Pustaka

62
Spread the love

Bantul, Suaradjogja.com — Rumah Kreatif Tukik ikut berkolaborasi membuka workshop dalam acara gebyar literasi HUT Ke -7 grahatama pustaka, pada Selasa, (20/12/2022).

Kepada awak media Suaradjogja.com, Yenny Christin mengatakan bahwa Rumah kreatif tukik sendiri awal berdiri pada bulan april 2020, rumah ini memperkenalkan hasil produk terbarunya. Rumah kreatif tukik ini menjadi sebuah ide dan gagasan dari Ibu Yenny Christin yang tercetus akibat dari adanya permasalahan sampah di indonesia yang sangat tinggi, yaitu kurang lebih 1,3 juta ton sampah di Indonesia berasal dari kain.

Img 20221222 Wa0014

Rumah tukik pun hadir dan menjadi tempat usaha kreatif di masyarakat, yakni mengolah kain perca menjadi sebuah kerajinan tangan yang fungsional.

Rumah kreatif Tukik berasal dari hobi dan pengalaman pada saat pendiri masih kecil, beliau hobi membuat kerajinan tangan dan terinspirasi dari selimut pemberian neneknya yang terbuat dari kain perca.

Kebermanfaatan rumah tukik juga sangat dirasakan oleh warga sekitar. Adanya usaha ini memberikan peluang kerja bagi warga yang saat itu terdampak covid – 19.

Rumah Tukik juga memberikan kesempatan kepada siapapun yang ingin bergabung untuk menjadi mitra ataupun reseller di seluruh indonesia. Visinya sendiri adalah untuk mendukung program kerja dinas lingkungan hidup dalam penanganan limbah kain perca, mensejahterakan masyarakat, dan menciptakan kerajinan kain perca yang inovatif, fungsional, dan bernilai ekonomis.

“Saya mempunyai misi dimana kain perca yang ada di jogja ditampung untuk di buat kerajinan tangan dan memberikan pelatihan skill kepada masyarakat yang mau belajar membuat kerajinan tangan dari kain perca. Disamping itu, untuk memberikan peluang kerja bagi ibu rumah tangga dan difabel. Serta mengedepankan kualitas produk dan mengembangkan produk yang sudah dibuat,” terang Yenny Cristin.

Ada 5 Jenis produk kerajinan tangan diantaranya alas duduk, aksesoris baju, aksesoris bros, tutup mangkok atau gelas. Rumah Tukik juga sudah mendapatkan 3 penghargaan berupa sertifikat.

Clarencia Stevanie (Clare) mahasiswi D4 UGM, kepada awak media menyampaikan jika keterkaitannya dengan usaha tersebut sebagai tugas dari kampus.

“saya saat ini masih kuliah di UGM jurusan D4 bisnis, berjalan wisata sebagai tugas dari kampus untuk mata kuliah kewirausahaan di Rumah Kreatif Tukik. Dan kami sebenarnya di floating dari kampus untuk membantu Rumah Tukik. Kami ini ingin membuat suatu produk untuk memajukan UMKM yang bisa berdaya saing,” paparnya.

Lebih lanjut disampaikan jika pihaknya sudah membantu rumah tukik tersebut sudah selama 3 bulan.

“Kami sangat senang sekali bisa bantu rumah tukik karena sudah welcome ke kami dan mau berkontribusi, membantu kami. Kebaikan ibu sudah sangat membantu bisa terjadi kerjasama dari segi penjualan dan ide-idenya. Kami kenal sudah seperti Ibu sendiri kurang lebih 3 bulan. Untuk marketing penjualan baik offline atau online bisa menggunakan workshop. Untuk online kita menggunakan media sosial Instagram, Tik Tok .Facebook dan Whatshapp,” papar Clare.

(Red/Raja P)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Developed by Jasa Pembuatan Website Jogja