Iklan

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Flickr Feed

Img 20220305 Wa0002

RSUD Wonosari Masih Harus Banyak Berbenah Supaya Bisa Diandalkan Masyarakat

96
Spread the love

Gunungkidul, SuaraDjogja.com, — Setelah sulit untuk menemui direktur RSUD Wonosari, media Suaradjogja.com langsung menghubungi keluarga pasien yang ditolak berobat di IGD beberapa hari yang lalu, untuk mencari informasi apakah pihak rumahsakit sudah menunjukkan etikat baiknya.

Menurut keterangan keluarga, pihak rumahsakit sudah berkunjung ke rumah keluarga pasien untuk klarifikasi. Dalam pembicaraan itu pihak keluarga menyampaiakan keluhan bagaimana bentuk pelayanan umum bahkan milik pemerintah bisa menolak pasien yang ingin berobat dalam kondisi darurat. Sedangkan si pasien masih di dalam mobil keluarga. Mestinya dokter jaga memeriksa kondisi pasien dulu, baru mengambil keputusan bisa ditangani lebih lanjut apa tidak oleh rumahsakit, baru menyarankan pihak keluarga untuk mencari rumahsakit lain.

Untuk selanjutnya RSUD Wonosari masih harus banyak berbenah supaya menjadi rumahsakit yang bisa diandalkan masyarakat, baik itu pelayanan bidang medis dan pelayanan informasi, khususnya bagi media untuk mendapatkan berita yang seimbang.

Karena media ini sudah dua hari mau bertemu direktur bahkan sudah memberi nmr WA yang bisa dihubungi belum juga bisa bertemu karena sibuk rapat.
Dari bagian informasi tadi pagi tgl 5-3-2022, diberitahu kalau kemarin siang direktur mengadakan jumpa pers, padahal kami kemarin juga sudah meminta dihubungi kalau ada acara mendadak seperti itu. Kenapa kami tidak dihubungi? Hal seperti ini smoga tidak terjadi lagi, karena bagi media itu penting untuk mendapatkan berita yang seimbang.

Ketua JERAMI (Jejaring Rakyat Mandiri) Gunungkidul Rino Caroko, terkait hal tersebut juga berkomentar di akun facebook miliknya sebagai berikut.

“Ramai dimedsos tentang perbincangan pelayanan RSUD Wonosari yg diduga melakukan tindakan penolakan pasien oleh oknum dokter RSUD. Ini menarik jika hal ini ditelaah pada sisi aturan perundangan yg berlaku. Bahwa di UU nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit pasal 32 ada 18 hak yg wajib diberikan kepada pasien dan keluarga. Jika hal ini tidak diberikan haknya maka salah satu dari 18 haknya di UU tersebut menyebutkan: menggugat dan/atau menuntut rumah sakit apabila rumah sakit diduga memberikan pelayanan yang tidak sesuai dengan standar baik secara perdata maupun pidana. Hal yg penting untuk kita ketahui dan menjadi dasar tuntutan bahwa negara wajib memberikan layanan kesehatan dengan baik kepada rakyatnya”

(Rep/Sumarja.S)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Developed by Jasa Pembuatan Website Jogja