Iklan

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Flickr Feed

Img 20220910 Wa0023

“Rakyat Jogja Bersatu” Menolak Keras Kenaikan Harga BBM

197
Spread the love

Yogyakarta, Suaradjogja.com — Gabungan massa Rakyat Jogja bersatu menolak keras kenaikan harga BBM. Mereka menggelar aksi damai serta menolak kenaikan harga BBM di Titik 0 Kilometer Yogyakarta pada Sabtu (10/09/2020).

Pantauan tim media suaradjogja.com yang berada dilokasi, dengan dimulai adanya aksi damai pada sekitar Pukul 10.30 WIB tersebut, diikuti dari beberapa elemen ormas serta beberapa partai politik diantaranya ormas Wanita Islam Yogyakarta, Relagama, Permata, Gerakan Bela Negara, Forum Kebangsaan Yogyakarta, Trengginas, NU, Garis Lurus, Fuji, Fui, PMMI, Paksikaton, MGZ, Kokam. Kemudian dari partai yaitu dari PKS, Partai Umat serta PPP Khitah.

Img 20220910 Wa0022

Sebelum berorasi seluruh peserta mengawalinya dengan menyanyikan lagu Indonesia raya bersama sama.

Dalam orasinya peserta perwakilan dari PKS menyampaikan kepada seluruh element masyarakat yang ada di Yogyakarta, sebagai berikut.

“Disini kita menyerukan tentang kenaikan BBM yang telah begitu menyengsarakan rakyat begitu menyengsarakan kehidupan masyarakat, yang akan bangkit dari keterpurukan 3 tahun tidak bisa melakukan kegiatan ekonomi. Bapak-bapak saudara-saudara semuanya mari kita serukan kita dukung agar BBM tidak melambung tinggi, kita sudah mendapatkan restu dan ijin dari bapak polisi untuk berada di titik O ini dan untuk saudara-saudaraku semua kita tidak pro dengan resim rezim penindas rakyat,” Dalam orasinya.

Selain itu mereka menyerukan penolakan serta kenaikan harga BBM dan menuntut kepada pemerintah untuk bisa menurunkan kembali harga BBM yang nyatanya sangat berdampak pada beban ekonomi masyarakat.

“Kami seluruh gabungan ormas dan partai yang ada di Jogja, menolak keras kenaikan harga BBM, serta kami menuntut pemerintah untuk segera menurunkan lagi harga BBM,” ungkapnya.

Aksi juga diperuntukan kepada DPR, DPRD 1 hingga DPRD 2 agar mereka bisa bekerja sesuai dengan tupoksinya yaitu sebagai balance kepada pemerintah, karena DPR adalah sebuah wakil rakyat.

Hingga acara di tutup pukul 12:00 WIB, aksi damai berjalan lancar, tertib dan aman. Penjagaan dari jajaran kepolisian danTNI.

(Red/Raja)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Developed by Jasa Pembuatan Website Jogja