Iklan

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Flickr Feed

Img 20200220 Wa0125

Peternak Madu Lanceng Di Daerah Bantul Dikunjungan Pengurus DPC Petani Kabupaten Bantul

364
Spread the love

SuaraDjogja.com – Minggu,(16/02/2020)
Petani Empon-empon Ibu Rina Kurniawati, SP. Petani Lidah Buaya Nur Khasanah di Gilangharjo kecamatan Pandak. Pertanian Lidah Buaya dan Cabe milik Dra. Endang Susiantini, MT di Dusun Watugedug, Guwosari, kecamatan Pajangan. Peternak Madu Lanceng yang ada di daerah Trimurti, kecamatan Srandakan milik Seto Yudhoyono yang diberi nama Madu lanceng “Sanjaya”.

Seto, menyampaikan
“Memilih Tawon Lanceng harus memilih terlebih dahulu Ratunya, kemudian setelah itu kotak atau tempat Tawon Lancengnya, jenis Tawon Lancengnya, kualitas telor Lanceng, cara ternaknya, lokasi yang bagus untuk ternak Tawon Lanceng, dan koloninya agar dapat menghasilkan Madu Lanceng yang bagus dan bernilai tinggi dan ada beberapa jenis seperti lefiset dan Inatama. Sangat berbeda jenis dan hasil madunya. Kalau Lanceng jenis Inatama itu banyak menghasilkan madunya, suplai makanan harus banyak dari tanaman buah-buahan, dan berasal dari Sumatera. Kalau Lanceng jenis Lefiset itu berasal dari Tanah Jawa, hasil madu tidak terlalu banyak tetapi kualitas sangat tinggi, tidak perlu tanaman buah-buahan hanya dari tanaman bunga-bungaan, rumput liar, dan tanaman buah yang tidak terlalu dominan”.

Disela-sela pembicaraan sahut Rofiq “tertarik untuk belajar ternak Tawon Lanceng jenis Lefiset dan rencananya disuport oleh Ibu Endang rencana lahan yang berada di Gilangharjo, Kecamatan Pandak”

Kunjungan ke berbagai pelaku Petani dan Peternak dilakukan oleh tiga personil yang diketuai oleh Ferdy dan hasilnya sangat membanggakan untuk meningkatkan Perekonomian Keluarga.

(mtp)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Developed by Jasa Pembuatan Website Jogja