Iklan

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Flickr Feed

Img 20220831 Wa0000

Peringatan Dasa Warsa UU Keistimewaan Kapanewon Rongkop Gelar Budaya Ditandai 10 Kali Pemukulan Gong

103
Spread the love

Gunungkidul, suaradjogja.com — Dengan ditandai Pemukulan Gong 10 kali oleh Drs. Sabarisman, S.Sos, M.Si Gelar Budaya dalam rangka menyongsong peringatan satu dasa warsa ( 10 tahun ) Undang – Undang Keistimewaan DIY, Kapanewon Rongkop mengadakan Gelar Budaya sehari semalam yang dimulai pada hari Selasa 30 Agustus 2022 pagi.

Acara berlangsung di aula kantor Kapanewon Rongkop, Baran Kulon, Semugih, Rongkop, Gunungkidul. Kegiatan ini melibatkan seluruh warga masyarakat Rongkop dengan terwakilinya group – group seni budaya dari 8 kalurahan se Kapanewon Rongkop.

Img 20220831 Wa0001

Foto / Suparna (Rep/suaradjogja.com)

Beberapa jenis kesenian daerah ditampilkan secara bergantian diatas panggung dengan durasi masing – masing tigapuluh ( 30 ) menit.
Hadir dalam gelar budaya memperingati Dasa Warsa Keistimewaan DIY, antara lain dari Dinas Kebudayaan ( Kundho Kabudayan ) Kabupaten Gunungkidul Drs.Sabarisman, S.Sos, M.Si, Panewu Rongkop Aris Pambudi S.I.P, M.Si beserta Forkompinkap, Ketua Dewan Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul Drs. CB Supriyanto, Anggota DPRD Kabupaten Gunungkidul dari Fraksi PKB Suwignyo, Ketua Dewan Kebudayaan Kapanewon Rongkop, Widodo S.I.P, Lurah – Lurah se Kapanewon Rongkop dan sejumlah undangan lainya.
Panggung hiburan yang digelar untuk umum ini dipadati penonton. Adapun jenis hiburan dari masing – masing Kalurahan yang ditampilkan dimulai dari Kalurahan Melikan dengan menampilkan seni Thek – thek atau Thoklik. Kemudian seni Reog klasik dari Kalurahan Botodayaan. Kethek Ogleng Arum Budoyo dari Kalurahan Pucanganom. Selanjutnya Reog Kreasi Srikandi Kridho dari Kalurahan Semugih dan Ditutup dengan tampilan Sendratari Wisnu Bodro dari Kalurahan Bohol.
Panggung budaya dilanjutkan untuk malam harinya dengan menampilkan seni Hadroh dari Kalurahan Karangwuni, Langen Carito, Sanggar Budaya Puspo Sumekar dari Kalurahan Petir dan dipungkasi dengan seni Kethoprak dari Kalurahan Pringombo.

(Red/suparna)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Developed by Jasa Pembuatan Website Jogja