Iklan

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Flickr Feed

Img 20211113 Wa0227

Pentas Seni Karawitan Laras Madu Murti, Nguri-uri Budaya Jawa

97
Spread the love

 

Bantul, SuaraDjogja.com — Budaya dan Seni merupakan benteng pertahanan yang sangat kuat guna menjaga nilai persatuan dan kesatuan bangsa dan negara Indonesia. Diakui sudah jelas bahwa bangsa Indonesia kaya akan keanekaragaman baik suku, budaya, seni serta adat istiadat.

Keanekaragaman tersebut bisa terangkai indah dan kuat menjadi satu kesatuan Negara Republik Indonesia yang tertuang dalam falsafah Bhineka Tunggal Ika dengan makna “walaupun berbeda- beda namun tetap satu jua,”

Salah satu bentuk seni budaya di tanah jawa, khususnya di Jogjakarta adalah seni karawitan yaitu permainan musik dengan gamelan jawa.
Budaya tersebut terus di lestarikan oleh salah satu Paguyuban Seni Karawitan Laras Madu Murti yang beralamat di Dusun Kembaran Rt.05 Kalurahan Tamantirto Kapanewon Kasihan Bantul.

Hal tersebut ditandai bahwa paguyuban tersebut menggelar pentas seni karawitan di Padepokan Bagong Kusudiharjo pada Jumat malam (12-11-2021).

Pentas di mulai sekira Pukul 20.00 WIB dengan iringan musik gamelan jawa bantuan dari Dinas Kebudayaan DIY, menampilkan 35 peserta yang terdiri dari peserta anak-anak 15 orang, peserta ibu-ibu dewasa 20 orang.

Untuk anak anak membawakan Gending Lancaran SSB, Lagu Jaranan, Lancatan Manyarsewu serta Lancaran Penghijauan. Sementara untuk ibu-ibu menampilkan Gending Ladrang Susilomadya, Ladrang Pangkur kemudian Ketawang Rajaswala serta Lancaran Lumbungdeso juga Lancaran Gugurgunung.

Wakidi S.Pd selaku Ketua Paguyuban Seni Karawitan Laras Madu Murti saat di wawancara awak media menjelaskan jika pentas ini merupakan bukti bahwa seni budaya tradisional jawa masih banyak di minati oleh masyarakat jogjakarta, walau tidak di pungkiri saat sekarang serbuan budaya luar begitu banyaknya. Disamping itu, untuk membuktikan jika bantuan gamelan dari Dinas Kebudayaan DIY tersebut memang sangat bermanfaat.

“kami mendidik generasi penerus untuk tetap mencintai serta melestarikan seni budaya tradisional jawa yang adiluhung, agak kedepan generasi penerus tetap bisa menjaga adat istiadat dengan aneka seni budayanya” jelas Wakidi.

Img 20211113 Wa0226

Wakidi S.Pd selaku Ketua Paguyuban Seni Karawitan Laras Madu Murti

Lebih lanjut Wakidi menyampaikan jika dirinya yang melatih 15 anak tersebut, dan dari 15 anak yang ikut dalam pentas, ada yang masih duduk di kelas 2 SD yaitu Syfa sebagai wiyogo putri, serta Azka sebagai wiyogo putra, sedangkan untuk melatih ibu ibu dirinya dibantu oleh Ir.Sujiyem.

Diakhir penyampaiannya Wakidi menegaskan jika untuk ibu-ibu harus terus semangat berlatih, jangan hanya didepan saja. Dirinya berharap untuk seterusnya karena selain sebagai hiburan didalam menjalankan kesibukan dalam berumahtangga juga dapat melatih keterampilan dan kemapanan hati serta olah pikir. Sedangkan untuk anak anak diharapkan dapat memotivasi anak-anak lainnya supaya ikut aktif dalam kegiatan seni budaya tersebut, sehingga mampu menjadikan filter masuknya budaya asing yang nyata mempengaruhi generasi muda.

Hadir dalam acara pentas tersebut tim monitoring dari Dinas Kebudayaan DIY. Diketahui acara selesai sekitar pukul 22:30 Wib, tetap mengedepankan protokol kesehatan.

(Rep/Zudan)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Developed by Jasa Pembuatan Website Jogja