Iklan

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Flickr Feed

Img 20211004 201430

Pemancing Di Tebing Grendan Area Pantai Girisubo, Diketemukan Tidak Bernyawa

104
Spread the love

Gunungkidul, Suaradjogja.com — Dikabarkan sebelumnya adanya kejadian laka laut dengan korban seorang pemancing terpeleset jatuh dan terseret gelombang di Tebing Grendan (Sebelah barat pantai Juwok) Jepitu, Girisubo, Gunungkidul, Minggu, (03/10/2021, 05.30 Wib).

Menurut keterangan identitas korban bernama Anggit kriswahyudi, Warga Kulonprogo, Punukan, RT/RW 002/001, Wates, Wates. Dalam identitas disebutkan korban memiliki pekerjaan di Kepolisiaan Republik Indonesia (POLRI)

Menurut keterangan yang disampaikan anggota tim SAR DIY Distrik Gunungkidul yakni Nyanyang bahwa korban sudah diketemukan dua hari setelah kejadian.

“Korban atau pemancing tersebut sudah diketemukan dalam keadaan tidak bernyawa oleh tim SAR gabungan setelah dua hari pencarian,” jelas Nyanyang anggota Koordinator SAR DIY Distrik Gunungkidul.

Menurut keterangan yang berhasil dihimpun, pencarian hari pertama sekira Pukul 06.15 mulai melakukan pencarian di area TKP, setelah kurang lebih 2 jam kodisi masih nihil, perahu mendarat kepantai Nampu untuk melakukan isi BBM, kemudian Pukul 09.00 tim perahu kembali melakukan penyisiran dari TKP ke arah timur mengikuti arus hingga radius 2mil, hasil masih nihil.
Kemudian pukul 11.30 wib tim kembali ke pantai Nampu. Pukul 13.00 wib tim perahu kembali melakukan penyisira di mulai dari TKP ke arah timur mengikuti arus hingga radius 2 mil dan ke arah tengah, namun sampai dengan pukul 17.00 wib pencarian masih nihil.

Sesuai dengan RenOps kemarin, bahwa operasi hari kedua Senin, 04 Oktober 2021 dimulai pada pukul 05.30 wib. Tim darat terbagi menjadi 5 regu di 5 titik tebing2 dan tim laut di bagi menjadi 2 regu. Regu pertama tim laut start dari pantai Nampu dan regu satunya start dari pantai Sadeng.

Namun demikian, pada pukul 08.00 wib menerima laporan dari tim kapal bahwa arus pinggir kencang ketimur, namun arus tengah kencang ke barat. Maka diambil kesimpulan bahwa kita harus bentuk 1 regu lagi untuk melakukan pemantauan di tebing sebelah barat TKP jarak 1 km yaitu tebing banyu Tibo.
Pada pukul 09.45 wib,tim darat yang berada di tebing banyu Tibo melihat benda mengapung berwarna merah. Kemudian di laporkan kepada komandan operasi dan dilanjutkan kepada tim kapal untuk melakukan kroscek pendekatan kepada benda mengapung tersebut.

Setelah di dekati oleh tim perahu, maka dapat dipastikan benda mengapung tersebut adalah jenazah.
Setelah dapat dipastikan benda mengapung tersebut adalah jenazah, kemudian dilakukan evakuasi dengan menaikan jenazah ke perahu dan dibawa mendarat ke pantai Nampu.
Setelah mendarat dipantai Nampu, lanjut berkoordinasi dengan Kapolsek Girisubo.

Hasil koordinasi jenazah supaya dikirim ke RSUD Wonosari untuk dilakukan otopsi.

Namun demikian dipertengah perjalanan ada perintah dari Kapolres Kulonprogo untuk supaya jenazah dikirim ke RS Bhayangkara.
Pada pukul 12.30 wib, jenazah sudah sampai di RS Bhayangkara untuk dilakukan otopsi.

(Redaksi)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Developed by Jasa Pembuatan Website Jogja