Iklan

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Flickr Feed

Img 20200601 Wa0081

Pelaksanaan Pilkada, Dilaksanakan Dengan Protokol Kesehatan

354
Spread the love

SuaraDjogja.com, Bantul – Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati Bantul tanggal 09 Desember 2020 yang akan datang, KPU Bantul menggelar dialog virtual dengan tema “menakar kesiapan penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bantul ditengah pendemi covid19”.

Pada dialog tersebut Ketua KPU Bantul, Didik Joko Nugroho memaparkan.

“Bahwa pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati akan kembali dimulai tahapannya tanggal 15 Juni 2020. Lebih lanjut dijelaskan bahwa mengingat situasi secara nasional maupun lokal masih dalam tahap pengendalian wabah covid19, maka setiap tahapan pilkada akan dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Untuk kebutuhan protokol kesehatan ini saat ini KPU Bantul sedang melakukan invetarisasi kebutuhan serta menghitung anggaran untuk selanjutnya diusulkan ke KPU pusat melalui KPU DIY.

Didik menambahkan, bahwa dalam pelaksanaan tahapan di tengah pendemi ini tentunya juga akan ada penyesuaian hal-hal teknis seperti pelaksanaan pencocokan dan penelitian (coklit), pelaksanaan kampanye, serta pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara. Prinsipnya kegiatan tahapan selain ketat dengan protokol kesehatan juga akan dilakukan modifikasi agar tidak terjadi kerumunan maupun terjadi peluang penularan covid 19.

Pada kesempatan yang Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul, Helmi Jamharis menyatakan.

“Bahwa Pemda Bantul komitmen untuk mendukung KPU Bantul melaksanakan pilkada di tanggal 09 Desember 2020, Pemda Bantul sampai dengan saat ini sudah mendukung KPU Bantul dan Bawaslu Bantul dengan memberikan hibah anggaran masing-masing 21,5 Milyar untuk KPU Bantul sedangkan untuk Bawaslu Bantul sebesar 8,5 Milyar. Selain untuk KPU dan Bawaslu, Pemda juga memberikan dukungan pengamanan melalui Satpol PP dengan anggaran sebesar 1,3 Milyar. Helmi juga menegaskan.

“Bahwa Pemda Bantul siap mendukung mensosialisasikan pelaksanaan pilkada yang dilaksanakan dengan protokol kesehatan. Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Budi Raharjo dalam dialog virtual menjelaskan bahwa saat ini menurut kurva epidmiologi tren kasus PDP dan konfirmasi posotif covid 19 masih dalam peningkatan posisi puncak. Oleh karena itu Kadinkes mengingatkan perlu adanya penyesuain dalam tahapan-tahapan Pilkada, salah satunya dalam hal kampanye perlu adanya pembatasan peserta kampanye.

Selain itu tempat kampanye juga harus dilakukan disinfeksi serta para peserta wajib memakai masker dan menjaga jarak. Pada saat pemungutan suara para petugas juga harus memakai Alat Pelindung Diri (APD) meliputi masker, face shield, sarung tangan, dan pelindung kepala. Kegiatan dialog virtual yang diikuti oleh unsur pimpinan instasi daerah, pimpinan partai politik dan pimpinan ormas ini direncanakan akan kembali digelar tanggal 05 Juni 2020.

Ketua Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Bantul, Musnif Istiqomah menyebutkan bahwa melalui dialog virtual ini diharapkan masyarakat dan para pihak terkait dapat mengetahui informasi secara utuh tentang rencana pelaksanaan tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bantul Tahun 2020.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Developed by Jasa Pembuatan Website Jogja