Iklan

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Flickr Feed

Img 20221231 Wa0013

Menutup Tahun 2022 Polda DIY menggelar Jumpa Pers Akhir Tahun

54
Spread the love

Yogyakarta, Suaradjogja.com – Kapolda Irjen Pol Suwondo Nainggolan S.I.K., M.H., Jumpa Pers digelar di Ballroom Hotel Merapi Merbabu, Sabtu 31 Desember 2022. Keterangan tersebut telah dipublikasikan

Kabid Humas Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc. saat mengawali Jumpa Pers menyampaikan, bahwa kali ini ada hal baru pada Jumpa Pers ini. Jika pada tahun-tahun sebelumnya, penyampaian hanya dari Polda DIY, maka kali ini menghadirkan penanggap. Karenanya dihadirkanlah Dr. Ari Sujito, S.Sos., M.Si., Sosiolog dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Dalam pemaparan capaian dan kinerja Polda DIY, Kapolda DIY menyampaikan terima kasih kepada Gubernur DIY beserta Jajaran Pemprop DIY, Jajaran Forkopimda, baik di tingkat Propinsi maupun Kabupaten dan Kota, serta Dinas-dinas terkait, juga Ormas, juga Tokoh Masyarakat.

Menurut Kapolda, dengan turun langsung ke masyarakat maka etika sosial dapat meningkat. Hal ini berperan banyak dalam turunnya angka kejahatan di DIY. Hal ini pun tidak lepas dari apa yang sudah dicapai oleh Polda saat dipimpin Irjen Pol Drs. Asep Suhendar, M.Si.

Secara khusus, Kapolda berterima kasih kepada pimpinan redaksi dan para jurnalis, yang selalu membantu mempublikasikan seluruh upaya dan kinerja Polda DIY dalam menjaga Kamtibmas di Yogyakarta selama tahun 2022.

“Saya mengucapkan terima kasih pada teman-teman media dan jurnalis yang sudah membantu mempublikasikan kegiatan-kegiatan Polda DIY dalam menjaga keamanan di Yogyakarta sepanjang tahun 2022 ini, saya selaku Kapolda DIY juga berharap kerjasama dan sinergitas antara Polda DIY dan rekan-rekan media dapat terjalin semakin erat di tahun-tahun berikutnya” ucap Kapolda.

Kapolda juga menambahkan bahwa sesuai dengan perintah Kapolri, Polda DIY tetap menjaga transparansi dan keterbukaan informasi untuk rekan-rekan media dan jurnalis sehingga apabila terdapat informasi yang kurang jelas dapat langsung dikonfirmasi baik melalui Kabid Humas maupun para Kapolres dan Kapolsek jajaran Polda DIY.

“Saya sudah memerintahkan Kabid Humas, Kapolres, dan Kapolsek Jajaran Polda DIY untuk dapat melayani rekan-rekan media dalam mengkonfirmasi kebenaran suatu peristiwa, sehingga berita yang nanti dipublikasikan dapat akurat dan terpercaya. Jadi penyampaian informasi kepada masyarakat tidak menimbulkan misinformasi” tambahnya.

Terakhir Kapolda memohon maaf apabila masih ada kekurangan dalam pelayanan dan pelaksanaan tugas, semoga kedepan jajaran kepolisian khususnya Polda DIY bisa semakin lebih baik lagi.

Sosiolog Universitas Gadjah Mada Dr. Ari Sujito, S.Sos., M.Si. menyampaikan pandangan-pandangannnya atas capaian dan kinerja Polda DIY selama Tahun 2022.

Menurut Dr. Ari Sujito, apa yang telah dicapai Polda DIY patut mendapat apresiasi. Dari turunnya angka kejahatan hingga kolaborasi Kepolisian dan masyarakat yang tidak bisa dielakkan lagi.

Sedangkan terkait acara Jumpa Pers Akhir Tahun ini, Dr. Ari melihat ini sebagai bagian dari akuntabilitas publik Institusi Polri, dalam hal ini Polda DIY. Sekaligus menjadi bagian dari literasi publik.

Terhadap capaian-capaian atas kinerja Polda DIY, Dr. Ari menyampaikan apresiasinya. Bahwa banyak hal positif yang telah dicapai Polda DIY.

Di sisi lain, Dr. Ari juga melihat betapa posisi DIY yang menjadi barometer keamanan di Indonesia.

“Apa yang terjadi di DIY, resonansi bisa naik sampai ke tingkat nasional, karenanya kemitraan dan kolaborasi dengan berbagai elemen menjadi hal penting,” terangnya.

Terkait potensi gesekan antar kelompok masyarakat di DIY. Dr. Ari menyatakan, hal inibukan berdasarkan sentimen SARA. Tetapi hal ini lebih merupakan permasalahan struktural.

Penyelesaiannya pun sangat terbuka untuk melibatkan komponen lain di luar kepolisian. Dari perguruan tinggi hingga tokoh-tokoh masyarakat. Pendekatan hukum dalam penyelesaian masalah maupun pencegahan, dapat dipadukan dengan pendekatan budaya dan sosial.

“Sehingga apa yang tadinya dilihat sebagai potensi ancaman dapat dilihat sebagai potensi penyelesaian masalah,” lanjutnya.

Menurutnya, permasalahan stabilitas kamtibmas ini juga harus menjadi kesadaran bersama. Banyak hal-hal yang sifatnya pencegahan dapat dilakukan dengan melibatkan masyarakat.

Secara khusus, Dr. Ari juga menyoroti peran Institusi Media sebagai pihak yang memproduksi informasi publik. Di sini, Media dapat berperan dalam mencegah terjadinya potensi gesekan opini publik. Sehingga dapat menekan beredarnya hoax yang berpotensi mengganggu keamanan.

Di akhir tanggapannya, Dr. Ari menegaskan pentingnya pendekatan kebudayaan dan sosial dalam pemeliharaan keamanan.

“Jangan seperti pemadam kebakaran, kalau sudah ada kebakaran semua teriak,” tuturnya.

Dr. Ari meyakini Polda DIY mampu menggunakan pendekatan kebudayaan. Sebuah pola pendekatan dengan membangun kesadaran pentingnya stablitas kamtibmas. Sehingga tidak terjebak pada otoritarianisme lembaga keamanan seperti di masa lalu.

Terkait tantangan Polda DIY ke depan, Dr. Ari berharap Polda DIY.

(Rep/Supadiyono)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Developed by Jasa Pembuatan Website Jogja