Iklan

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Flickr Feed

Img 20210402 212658

Meninggal Dunia, Remaja 14 Tahun Terseret Arus Sungai (Kali Oya)

1194
Spread the love

 

Gunungkidul, Suaradjogja.com, — Seorang remaja tewas tenggelam di Kali Oya, atau sebuah sungai di area hutan Wanagama, ( 03/06/2021 ) pukul 15.00 WIB. Remaja tersebut diketahui berinisial DZ (14) warga Dusun Ngleri Kulon, Rt/Rw 13/04, Kalurahan Ngleri, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul.

Img 20210603 Wa0086

Img/foto: Humas Polres Gk

Kejadian tersebut bermula korban bersama dengan Lima orang temannya pergi ke Sungai untuk berenang. Setelah sampai di lokasi mereka langsung mandi dan bermain air di pinggiran dan diketahui oleh teman-temannya, korban menuju ke tengah hingga akhirnya kebawa arus sungai dan tenggelam. Mengetahui kejadian tersebut, beberapa temanya langsung melakukan upaya penyelamatan dengan berenang ketengah akan tetapi gagal. Seperti yang di sampaikan Ramadhan salah satu teman korban yang sempat dipegang kakinya disaat upaya penyelamatan.

“Saya berenang ke tengah untuk menyelamatkan korban, dia sempat menggapai kaki saya, tetapi ketika menuju pinggiran pegangannya terlepas, mungkin korban sudah lemas”, terangnya.

Untuk selanjutnya kelima teman korban berteriak minta bantuan kepada orang sekitar, hingga akhirnya teriakan tersebut di dengar oleh Iwan Hariyanto (38) dan Supanto (51), yang saat itu sedang mencari rumput. Lalu kedua orang tersebut langsung menceburkan diri kesungai dan selang 20 menit korban dapat ditemukan dengan keadaan lemas tidak ada denyut nadi.

Kemudian oleh warga kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Playen, setelah personil Polsek Playen datang korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Nurohmah, untuk dilakukan pemeriksaan.

Menurut keterangan tim medis korban dinyatakan sudah meninggal dunia, kemudian jasad korban langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman.

AKP Hajar Wahyudi, Kapolsek Playen, memberi keterangan bahwa menurut sejumlah saksi yang berada di tempat kejadian perkara (TKP), korban tidak mahir berenang, dan sudah diperingatkan rekannya, akan tetapi korban rupanya tidak mengindahkan peringatan temannya hingga akhirnya tenggelam.

(Redaksi)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Developed by Jasa Pembuatan Website Jogja