Iklan

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Flickr Feed

Fb Img 1650548781108

Mantan Pimpinan Jaringan Teroris Asia Tenggara Hadir dalam Acara Focus Group Discussion di Pemkab Sleman

77
Spread the love

Sleman, Suaradjogja.com — Divisi Humas Polri bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar Focus Group Discussion bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat, Kamis 21 April 2022. Hal ini telah dipublikasikan oleh (Humas) Polda D.I Yogyakarta ke halaman resminya, siang tadi.

FGD yang digelar di Aula kompleks Pemkab Sleman tersebut menghadirkan narasumber Mantan Pimpinan Jaringan Teroris Asia Tenggara yang juga konsultan Kontra Radikalisme dan Deradikalisasi Polri Nasir Abbas.

Fb Img 1650548773978

Foto/foto milik Polda D.I Yogyakarta.

Membuka kegiatan FGD, Kasubbag Opinev Biro Penmas Div Humas Polri AKBP Erlan Munaji, S.I.K., M.Si., mengatakan Program Kontra Radikalisme ini merupakan program pemerintah yang di mana Polri diberikan amanat oleh Negara untuk membuat program ke seluruh Polda Jajaran.

“Di mana kami mengundang tokoh-tokoh sekalian dan berharap nanti setelah acara ini kami berpesan, tolong disampaikan kepada keluarganya, putra-putrinya bersama sanak saudaranya seluruh masyarakat yang ada di sini untuk selalu bisa membentengi diri dari aliran atau paham yang radikal,” harapnya.

Dirinya menjelaskan bahwa paham radikalisme ini sangat masif menyebar apalagi menjelang tahun politik 2024. Sebagai orangtua, harus melakukan klarifikasi serta cek dan Ricek setiap informasi yang ada dan beredar baik itu media mainstream, media sosial, ataupun media televisi.

“Mudah-mudahan ke depan, jangan sampai ada hal-hal yang terjadi di wilayah Sleman (terkait intoleransi hingga radikalisme) terutama aliran-aliran yang berbeda yang bisa mengganggu situasi Kamtibmas terutama menjelang tahun politik ini,” katanya.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa dalam FGD tersebut mengatakan bahwa paham radikalisme akhir-akhir ini kalau tidak diperangi secara bersama-sama ini memang merupakan suatu hal yang sangat berat. Tetapi dengan adanya beberapa forum forum atau acara acara diskusi ini tentunya menjadi suatu pencerahan kepada masyarakat utamanya untuk bisa mengenali ciri, sifat, karakter, dan menjabarkan apa sebenarnya itu radikalisme.

“Kita tidak henti-hentinya dengan dinas terkait setiap bulannya mengadakan forum seperti ini. Memberikan pengetahuan apa itu radikalisme dan cara memeranginya. Karena kita tahu kita mungkin akan sulit menangkisnya dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat. Kalau itu berita baik dan benar tentu bagi kita sangat menguntungkan tetapi kalau berita itu tidak baik maka kita harus memfilternya,” ujarnya.

Baginya, ini merupakan tantangan untuk semua untuk memberikan informasi yang tepat kepada masyarakat.

“Maka dari itu untuk acara ini sangat bermanfaat bagi kita semua di kala kita tidak hanya melihat mendengar berita dari dunia maya saja. Tetapi langsung seperti ini sehingga nanti mohon dengan sangat narasumber memberikan gambaran kepada kita semua tentang radikalisme dan sistem masifnya seperti apa, agar kita semua paham cara memerangi dan menangkisnya,” ujarnya.

Sumber foto/narasi: Humas – Polda D.I Yogyakarta

(Redaksi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Developed by Jasa Pembuatan Website Jogja