Iklan

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Flickr Feed

Img 20201025 Wa0077

Kepala Disdikpora Bantul Membuat Progam Layanan Konsultasi Pelajaran

380
Spread the love

 

Bantul, 25-10-2020, (Suaradjogja.com) — Kepala Disdikpora Kabupaten Bantul Drs. Isdarmoko M.Pd., M.MPar. dalam realisnya Minggu, 25 Oktober 2020 mengatakan perlu trobosan untuk meningkatkan efektivitas Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama siswa BDR (Belajar Dari Rumah).
Kami sudah sosialisasi ke semua Kepala Sekolah SD dan SMP, mengingat bahwa sampai saat ini di Bantul belum memungkinkan untuk KBM tatap muka, maka utk mengatasi kejenuhan anak-anak dan juga untuk bisa lebih membantu anak-anak mengatasi kesulitan pada pelajaran dan materi tertentu, kami melakukan kiat pembelajaran di masa pandemi ini dengan program “Layanan Konsultasi Pelajaran”.
Pada Layanan ini siswa datang ke sekolah menemui guru tertentu, yang sdh terjadwal dan dibentuk dalam kelompok-kelompok kecil serta dengan mematuhi protokol kesehatan.

Ketentuan dalam pelaksanaan Layanan Konsultasi Pelajaran sebagai berikut:
1. Ada Pernyataan ijin / Tidak keberatan dari Ortu.
2. Sifatnya Layanan ini tidak wajib, yang tdk mau ya tidak apa-apa karena PJJ seperti selama Pandemi ini tetap jalan.
3. Jumlah siswa setiap Kelompok dibatasi antara 6 s/d 8 siswa untuk SMP bisa sampe 10 anak.
4. Waktu kegiatan layanan di sekolah antara 2 s/d 3 jam.
5. Kegiatan Layanan Konsultasi utk setiap siswa/ kelompok dlm 1 miggu maksimal 2 kali.
6. Siswa tidak boleh bergerombol dan menghindari kerumunan. Ketika pulang langsung pulang
7. Kegiatan tersebut hanya khusus untuk Mapel tertentu saja (mis. Calistung utk kelas 1 SD, Matematika, IPA dan Bhs. Inggris utk SMP )
8. Pelaksanaan diatur sedemikian rupa, sehingga tidak menimbulkan kesan susah masuk KBM Tatap Muka dan tidak terjadi gejolak baik dari orang tua maupun masyarakat.
9. Wajib menjaga Protokol kesehatan.

Beberapa Protokol kesehatan yg wajib dilaksanakan :
1. Siswa sblm kegiatan harus dites suhu tubuh dengan termogun
2. Melaksanakan 3 M (Memakai Masker; Mencuci tangan di air mengalir pake sabun; Menjaga jarak aman antara 1.5 s/d 2 m).
3. Jarak meja / tempat duduk antar siswa sdh disiapkan / diatur (jarak antar siswa 1.5 s/d 2 m)
4. Setiap depan kelas sudah tersedia wastafel atau tempat utk cuci tangan
5. Jumlah toilet/ KM memenuhi ratio kebutuhan siswa dan bersih, air lancar.
6. Ruangan kelas yg digunakan disemprot minimal seminggu 1 kali.

Selanjutnya utk PAUD kami belum mengijinkan, mungkin dalam 2 atau 3 bulan ke depan kita evaluasi lagi dan hasilnya utk menentukan kebijakan yang PAUD.

Demikian kebijakan yg kami laksanakan di Bantul.

(Ponijan)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Developed by Jasa Pembuatan Website Jogja