Iklan

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Flickr Feed

20230118 225749

Keluhan Kelompok Tani “Njurug Rukun” Karangasem, Mulo, Wonosari Gunungkidul

64
Spread the love

Gunungkidul, Suaradjogja.com — Ketua kelompot Tani Njurug Rukun, Dusun Karangasem, Kalurahan Mulo, Kapanewon Wonosari, Sadikin, menyampaikan kendala yang dihadapi anggotanya saat menggarap lahan pertanian, antara lain, alsintan pengolah tanah yaitu traktor hingga sebagian tanah tidak dilakukan pengolahan tanah. Petani juga kesulitan mendapatkan benih jagung, hingga harga benih jagung mahal. Serangan ulat grayak walaupun bisa dikendalikan dengan aplikasi insektisida. Keterbatasan alsintan saat panen yaitu alat pipil jagung.

Beberapa kendala itu disampaikan saat panen raya jagung di hadapan para tamu yang hadir di lokasi panen raya, Rabu (18/1/2023).

Di antara tamu yang hadir, Wakil Bupati Gunungkidul, Heri Susanto Msi. Wakil DPRD Gunungkidul, Heri Nugroho S.S, dari Dinas Pertanian.

“Pemerintah akan mengintervensi beberapa kebutuhan kelompok tani. Sampaikan saja apa yang dibutuhkan. Kebetulan hadir juga wakil ketua DPR, nanti pasti ditindaklanjuti.” kata wakil Bupati yang disambut tepuk tangan anggota kelompok tani.

Lebih lanjut mengemukakan kalau kelompok tani merupakan mitra pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan. Dan pemerintah akan selalu melakukan pendampingan kepada para petani di seluruh Kabupaten Gunungkidul. Pungkasnya.

Lahan yang ditanami jagung hibrida seluas 92 ha serta lahan tanah negara mencapai kurang lebih 45 ha. Hasil panen diperkirakan 1.760, 724 ton.

(Rep/Sumaja S)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Developed by Jasa Pembuatan Website Jogja