Iklan

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Flickr Feed

Img 20211115 Wa0079

Kalurahan Sidoharjo Adakan Sosialisasi Tentang Retribusi Pelayanan Persampahan / Kebersihan

65
Spread the love

Gunungkidul, (suaraDjogja.com) _// Sosialisasi PERDA No 2 tahun 2020 tentang perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Gunungkidul Nomor 13 tahun 2012 tentang Retribusi Pelayanan Persampahan / Kebersihan dilaksanakan di Balai Padukuhan Bintaos, Kalurahan Sidoharjo, Kapanewon Tepus,Kabupaten Gunungkidul, DIY pada hari Senin (15/11/2021).

Hadir dalam acara tersebut Aggota Dewan dari Partai NASDEM Heri Purwanto, Dwi Wiyani, ST,Meng selaku Kepala Seksi Pengembangan Lingkungan Hidup, Evi Nurcahyani, SIP selaku Lurah Kalurahan Sidoharjo, LPMP, Karangtaruna, PKK dan tokoh masyarakat Padukuhan Bintaos Kalurahan Sidoharjo.

Pada acara tersebut Heri Purwanto selaku Anggota Dewan dari Partai Nasdem mengatakan bahwa ia akan menyampaikan beberapa usulan dari masyarakat tentang penanganan sampah pada saat diadakan sidang paripurna.

” Apa yang menjadi usulan warga nanti akan saya usulkan pada saat sidang paripurna, agar permasalahan tentang pengolahan sampah di Kalurahan Sidoharjo dapat segera berkurang ” tuturnya.

Kemudian dalam sambutanya Dwi Wahyuni selaku KASI Pengembangan Lingkungan Hidup juga mengatakan bahwa kendala yang ada di UPT saat ini adalah keterbatasan armada pengangkut.karena saat ini jumlah armada pengangkut di UPT baru ada 14 unit, jadi jika semua sampah di wilayah Tepus nantinya bekerjasama dengan DLH dimungkinkan belum bisa. Untuk mengatasi hal tersebut Dwi Wahyuni mengajak kepada Pihak Kalurahan Sidoharjo untuk membikin Bank sampah, karena dengan adanya Bank Sampah nantinya juga akan dapat menambah pendapatan masyarakat.Dwi wahyuni juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah kususnya plastik, karena sampah plastik yang dibakar tanpa proses yang benar maka akan dapat menimbulkan racun yang bahayanya 300 kali lebih bahaya dari pada asap rokok, katanya.

Di penghujung acara Evi Nurcahyani selaku Lurah setempat juga menambahkan bahwa pada tahun 2020 sudah dibuatkan TPS, dengan harapan agar sampah di Bintaos tidak menjadi masalah akan tetapi bisa mendatangkan berkah. Ia juga mengatakan bahwa dulu sudah melakukan kerjasama dengan DLH tapi sekarang sudah tidak lagi.

Evi juga menyampaikan bahwa sesegera mungkin akan mengadakan pertemuan dengan semua Kepala Dusun untuk membahas terkait pengolahan sampah karena nantinya terkait pengolahan sampah akan diserahkan kepada masing masing Padukuhan agar Kalurahan Sidoharjo bisa menjadi Kalurahan Sehat, pungkasnya.

Rep/Agus




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Developed by Jasa Pembuatan Website Jogja