Iklan

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Flickr Feed

Img 20221103 Wa0045

Histeris, Suami Temui Istri Tak Bernyawa, Terapung Dalam Sumur

580
Spread the love

Bantul, Suaradjogja.com — Ibu rumahtangga warga dusun jati, RT 05 Kalurahan Sriharjo, Kapanewon Imogiri, Bantul nekat menceburkan diri ke dalam sumur. Kejadian tersebut pada Kamis, tanggal 3 November 2022, sekitar pukul 16.45 WIB. Diketahui, perempuan tersebut merupakan ibu rumahtangga berinisial WL (32) tahun.

Menurut keterangan suami korban yakni Sukirman (41), sekitar 16:35 Wib dirinya pulang dari kerja namun istrinya tidak ada dirumah. Dicari hingga kesudut tempat tinggal hingga kamar namun tidak ditemukan. Kemudian Ia memijam lampu senter ke tetangganya bergegas untuk melihat ke dalam sumur, dikarenakan merasa curiga sebab sebelumnya sang istri pernah bilang mau bunuh diri nyemplung ke dalam sumur.

Kecurigaan itupun terjadi ternyata benar adanya bahwa Sang istri dilihat dari atas bibir sumur sudah terapung. Sontak Ia pun histeris.

Atas kejadian tersebut kemudian berteriak memanggil tetangga dekat rumahnya sehingga beberapa warga datang dan kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke bhabinkamtibmas Sriharjo, Imogiri, Bantul.

Tidak selang lama Kapolsek Imogiri AKP Sumanto, KSPKT Aiptu Isdaryanto serta anggota piket jaga meliputi Reskrim, BPBD langsung turun ke TKP, untuk melakukan evakuasi.
Hadir untuk lakukan pemeriksaan dari dinas kesehatan yaitu dokter Puskesmas Imogiri 2 ( Dr Nurisa Fitria). Kejadian tersebut juga dilaporkan ke INAFIS Polres Bantul.

Img 20221103 Wa0048

Menurut keterangan petugas NAKES dari Puskesmas Imogiri II, kondisi korban bagian kepala aman, mulut atau hidung keluar busa karna tenggelam, punggung kanan benkak kemunkinan karna benturan, tangan kanan kiri aman tidak ada luka, alat kelamin aman, lutut aman kemudian kaki kanan ada luka lama, kaki kiri aman.
Hasil pemeriksaan INAFIS terhadap korban, yang dipimpin oleh Aipda Wijanarko bersama dari pihak puskesmas Imogiri II tidak menemukan tanda – tanda penganiayaan.

Kapolsek Imogiri AKP Sumanto, membenarkan atas kejadian tersebut. Kepada awak media menyampaikan jika pihaknya telah menyerahkan korban kepihak keluarga, untuk segera dimakamkan.

“Tadi kami dan dari pihak nakes telah memeriksa korban, dan tidak ada tanda – tanda kekerasan,” terangnya.

(Rep/Denny Apn)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Developed by Jasa Pembuatan Website Jogja