Iklan

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Flickr Feed

Img 20220420 Wa0085

Pelaku serta Hasil penjualan Pil Sapi & Satu Buah Handphone Diamankan Polisi Polres Gunungkidul

72
Spread the love

Hati-hati bagi yang punya anak remaja. Kalau salah gaul atau kurang perhatian orangtua bisa terjerumus menjadi pengguna narkoba atau malah jadi pengedar pil nikmat sesaat.

Di lobi kantor Polres Gunungkidul, Selasa ( 19 April 2022) AKP Dwi Astuti, Kasat Narkoba, mengadakan jumpa pers dengan menghadirkan 9 tersangka pengedar pil warna putih berlogo “Y” di hadapan para awak media.

Berawal dari ditangkapnya seorang laki-laki berinisial ND, alamat Semuluh Lor, Ngeposari Kapanewon Semanu, pada tanggal 11 Maret, jam 17.30 WIB oleh Sat.res Narkoba, karena menyimpan sediaan farmasi berupa pil warna putih berlogo huruf “Y” sebanyak 174 butir.

Kemudian dikembangkan dari hasil interogasi kepada ND yang mengaku telah mengedarkan kepada RN.

Setelah mencari keberadaan RN, malamnya pukul 19.00 Sat.reskrim berhasil mengamankan RN di tempat kerjanya “UD Tani Asih” yang beralamat di jalan Wonosari-Jogja atau tepatnya Siyono Wetan.

Untuk mendapatkan barang bukti dan setelah digeledah, menemukan uang Rp.75.000 hasil penjualan pil sapi dan 1 handphone merek Redmi warna hitam yang digunakan sebagai alat transaksi. RN mengaku menjual pil kepada SM alias KP dan RD.

Kemudian RN dan barang bukti 5 butir pil sapi, handphone, berikut uang Rp.75.000 diamankan di Polres Gunungkidul guna pengembangan kasus.

Setelah dikembangkan siapa yang jadi pemasok pil sapi, akhirnya bisa menangkap 7 pelaku lain yang berasal dari luar daerah Gunungkidul, di antaranya ada yang dari Semarang dengan barang bukti ribuan pil sapi.

Ketika ditanya wartawan apakah akan dijadikan darurat narkoba untuk wilayah Gunungkidul? jawab kasat Narkoba…., belum, karena belum banyak korban, dan kita selalu aktif mengantisipasi peredaran narkoba dan miras yang bisa jadi cikalbakal tindak kejahatan serta keresahan masyarakat.

Selain itu Sat.res narkoba juga berpesan kepeda orangtua untuk menjaga anak-anaknya supaya tidak salah dalam pergaulan terutama lewat medsos yang biasa untuk ajang jual beli barang terlarang. katanya mengakhiri jumpu pers.

Sementara untuk RD dan RN yang terbukti menjual pil sapi dikenakan pasal 197 jo pasal 106 ayat (1) atau pasal 98 ayat (2) dan (3) UURI no.36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan tuntutan maksimal 15 tahun. Untuk 7 pelaku yang lain masih dikebangkan kasusnya.

reporter : Sumarja Somawiyana




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Developed by Jasa Pembuatan Website Jogja