Iklan

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Flickr Feed

Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Bersinergi dengan Seniman Perupa di Titik Nol Kilometer Yogyakarta

361
Spread the love

SuaraDjogja.com, Yogyakarta – Ratusan Pelukis membanjiri kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta untuk berekspresi dengan gaya talenta masing-masing. Dinas Kebudayaan pada hari Minggu, 4 Agustus 2019 kemarin saat dilansir wartawan suaradjogja.com menyelenggarakan kegiatan dengan tajuk “Jogja Sketsa Bersama 200 Perupa” dengan tema Keistimewaan Jogja. Para Seniman Perupa bebas mengambil obyek apa saja untuk dilukisnya dan bebas menggunakan media apapun dengan ukuran berapapun untuk melukis. Seni itu indah tanpa batas.

Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta memberikan atensi dan sangat mengapresiasi animo para seniman perupa di Kota Yogyakarta yang sangat antusias berpartisipasi pada kegiatan yang baru digelar pertama kalinya ini.

“Malioboro pada hari itu kembali kepada karakternya dimana ruh budaya yang menjadi ciri khasnya muncul melalui gerak hati para seniman perupa yang secara serentak menghasilkan karya indahnya masing masing. Temperatur budaya Jogja pun menghangat dan menentramkan hati setiap orang yang menikmatinya. Inilah Jogja yang penuh khasanah budaya. Inilah Malioboro yang menjadi “ibu” bagi para seniman, tak terkecuali seniman perupa itu sendiri. Seniman Perupa yang ditargetkan ikut berpartisipasi aktif adalah 200 orang, namun ternyata perupa yang ikut meramaikan kegiatan ini jauh lebih banyak dari yang ditargetkan bahkan ada juga seniman perupa yang datang dari luar Kota Yogyakarta”, tutur Kepala Dinas Ir. Eko Suryo Maharsono, M. M.

Karya seni perupa baik yang berupa lukisan, sketsa, maupun sekedar anak anak kecil menggambar di sekitar Titik Nol Kilometer sangat beragam gaya dan karakter goresannya, semuanya indah dan menarik untuk dilihat setiap pengunjung baik asing maupun domestik sehingga mereka sangat antusias mengikuti tarian kuas diatas kanvas para perupa. Acara “Jogja Sketsa Bersama” juga menghadirkan para pelukis senior seperti Kartika Affandi, Joko Pekik, Nasirun, Bayu Wardhana, dan lain-lain.

Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta juga menampilkan musik keroncong, seni pewayangan dan lain- lain untuk saling berkolaborasi sehingga lebih greget dalam berekspresi menyalurkan jiwa seni yang dimilikinya. Sinergitas antara Dinas Kebudayaan, seniman dan masyarakat luas untuk dapat mewarnai indahnya Kota Yogyakarta dan menguatkan keistimewaan sebagai Kota Budaya merupakan harapan Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Developed by Jasa Pembuatan Website Jogja