Iklan

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Flickr Feed

Img 20210326 202259

Dilaporkan Polisi: Diduga Tindak Pidana Penghinaan dan Pencemaran Nama Baik Melalui Media Elektronik

995
Spread the love

 

Gunungkidul, Suaradjogja.com — Melangsir sumber berita dari Fakta9 mengenai dugaan melakukan tindak pidana penghinaan dan pencemaran nama baik terhadap salah satu warganya yang dilakukan oleh oknum Lurah di Kapanewon Girisubo yang berinisial Rj di laporkan ke Polres Gunungkidul.

Slamet Haryoko, SH, salah satu penasehat hukum korban yang berinisial ES, menjelaskan bahwa sebelumnya Rj merekam sebuah pernyataan bernada penghinaan yang ditujukan kepada kliennya, melalui media elektronik.

“Pesan tersebut dikirimkan kepada seseorang untuk disampaikan kepada klien saya.” ungkapnya

Sehingga, karena merasa tidak terima dengan pernyataan tersebut, maka pada tanggal 09 Maret 2021 sekitar pukul 14.30 wib, ES kemudian membuat pengaduan ke Polres Gunungkidul atas dugaan pelanggaran Pasal 27 Jo pasal 45 ayat 3 UU RI No 15 Tahun 2016 atas perubahan UU RI No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang dilakukan oleh Rj.

“Secara resmi, klien saya sudah melaporkan dugaan penghinaan melalui media elektronik yang dilakukan oknum lurah tersebut.” kata Slamet Haryoko, SH kepada reporter fakta9.com Jum’at (26/03/2021).

Pihaknya juga sangat menyayangkan atas ulah yang dilakukan oleh oknum Lurah terhadap kliennya, pasalnya sebagai seorang tokoh masyarakat seharusnya Rj bisa menjadi contoh dan panutan yang baik untuk warga masyarakat di wilayahnya.

“Sangat tidak pantas pernyataan bernada penghinaan seperti itu dilontarkan oleh seorang perangkat desa (lurah) terhadap warganya yang seharusnya diayomi,” jelasnya.

Selanjutnya, berdasarkan Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP) Nomor : STTLP/33/ III/ 2021/ DIY/ GNK, penasehat hukum pelapor berharap pihak Penyidik segera memproses laporan yang telah diadukan kepada Kepolisian Resort Gunungkidul, mengingat alat bukti permulaan sudah didapatkan oleh Penyidik, yaitu alat bukti keterangan saksi dan alat bukti petunjuk berupa pesan suara yang diterima oleh pelapor.

“Dua alat bukti sebagai bukti permulaan sudah dikantongi penyidik, maka kami harap kasus ini segera ditingkatkan prosesnya oleh pihak Kepolisian.” Pungkasnya.
———————
Terkait berita diatas, tim redaksi Suaradjogja.com minta keterangan kepada penasehat hukum melalui chat whatsapp pada Jum’at 26 Maret 2021, Pukul 19.10.00 WIB. isi chat nya membenarkan berita tersebut.

“Iya benar, berita tersebut sudah sesuai dan telah dikonfirmasikan ke kita selaku Penasihat Hukum”, Chatnya.

Dari pihak terduga (RJ) mengakui bahwa memang dirinya dilaporkan ke- Polres Gunungkidul, dan terkait hal tersebut dirinya sudah meminta maaf kepada pelapor, pihak pelapor juga bisa memahami namun dikarenakan sudah terlanjur dilaporkan, menurutnya (RJ) prosesnya biar berjalan hingga dilakukan mediasi pada Hari Senin 29 Maret 2021, di Polres Gunungkidul. Hal ini disampaikan kepada salah satu tim redaksi suaradjogja.com, pada jumat malam sekitar Pukul 19.20.00.WIB. melalui voice note whatsapp.

(Supadi TW)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Developed by Jasa Pembuatan Website Jogja