Iklan

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Flickr Feed

Img 20221106 Wa0027

Bupati Bantul Pimpin Apel Siaga Bencana, Bersama Relawan Di Kapanewon Sedayu

143
Spread the love

Bantul, Suaradjogja.com — Dari Berbagai komunitas relawan se-Kapanewon Sedayu menggelar apel siaga bencana di halaman kantor kalurahan Argodadi kapanewon sedayu kabupaten Bantul, dipimpin langsung oleh Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih. Apel di gelar pada Minggu 6 November 2022, diikuti oleh Kokam, Banser, Rapi, PP( Pemuda Pancasila) FPRB kapanpun Sedayu, Linmas, Damkar, Fordam, BPBD, Basarnas, serta PMI.

Bupati Bantul, H. Abdul Halim Muslih menyampaikan hal penting bagi seluruh peserta apel, seperti berikut.

Berakhirnya di tahun 2022 yang akan memasuki tahun 2023, kita akan memasuki cuaca yang ekstrim, sehingga kita perlu kesiapsiagaan dari semua relawan, dengan mengingat potensi bencana hidrometeorologi, seperti yang kita ketahui potensi relawan di Sedayu ini sangat besar, maka dari itu perlu kita satukan dan berembug, apabila nanti ada kejadian mereka sudah siap sedia, seperti yang kita ketahui bahwa wilayah Sedayu ini ada wilayah perbukitan serta dataran rendah,sehingga adanya kemungkinan tanah longsor dan banjir .

Maka dari itu untuk mengantisipasi korban kita perlu kesiap siagaan.

Pencegahan itu lebih baik dari pada penanggulangan pada saat terjadi bencana, semoga relawan relawan baik dari Argodadi, Argomulyo, Argorejo, maupun Argosari, lebih intensif memantau perkembangan dari waktu ke waktu, minimal di wilayah masing masing, maka dengan demikian jika terjadi bencana hidrometeorologi, semua sudah siap, sehingga mitigasi bisa berjalan secara sistematik, serta dapat meminimalkan korban jiwa,

Kepada awak media H. Abdul Halim Muslih menyampaikan jika dirinya mengapresiasi atau menyabut bait atas apel kesiapan bencana yang digelar tersebut.

“Saya sangat menyambut baik dan mengapresiasi adanya apel kesiapsiagaan seluruh relawan se-Kapanewon Sedayu,” tuturnya.

Jumakir anggota DPRD kabupaten Bantul, menyampaikan agar seluruh komunitas untuk saling kenal supaya mudah dalam berkomunikasi atau koordinasi jika terjadi bencana.

“Dengan jumlah relawan di kabupaten Bantul yang mencapai hampir 2000, dari berbagai semua komunitas relawan ,baik dari FPRB, Linmas, Banser, Kokam, ataupun dari komunitas atau ormas yang lain, di harapkan dengan di adakan apel siaga mereka semakin kenal, dan jika terjadi bencana apapun mereka sudah siap dan bisa bekerja sama dengan baik dan kompak, dari pemerintah daerah akan memberikan pelatihan pelatihan apapun yang ada hubungannya dengan kerelawanan, sehingga si harapkan semua relawan sudah siap untuk menghadapi bencana apapun,” paparnya.

Waljito ,S,H,selaku ketua FPRB kabupaten Bantul, pada kesempatan tersebut juga menyampaikan terkait kesiap siagaanya menghadapi cuaca ekstrim yang sedang terjadi saat ini.

“Guna menghadapi hidrometeorologi, pada cuaca yang ekstrim, yang sedang melanda indonesia, khususnya di kabupaten Bantul FPRB,mengadakan beberapa kesiapsiagaan diantaranya, mengaktifasi semua posko posko yang ada di seluruh kabupaten Bantul, Apel Siaga, peningkatan kapasitas seperti yang di lakukan di kapanewon Sedayu, ini merupakan salah satu bentuk mitigasi dalam menghadapi hidrometeorologi. Kedepanyananti potensi seluruh relawan di Bantul yang sangat luar biasa ini dapat dioptimalkan dalam menghadapi hidrometeorologi. Selain melakukan peningkatan kapasitas dari Damkar juga kita lakukan Apel siaga dan juga kesiapsiagaan di kabupaten Bantul,” jelasnya.

(RED/Raja P)

 




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Developed by Jasa Pembuatan Website Jogja