Iklan

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Flickr Feed

Img 20191208 Wa0126

BUMDES Dan Digital Village Desa Bendung Bak Gayung Bersambut

421
Spread the love

SuaraDjogja.com – Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) program baru pemerintah yang di yakini dapat menjadi daya ungkit perekonomian masyarakat desa, dengan menjembatani usaha-usaha yang telah di bangun oleh masyarakat desa baik individu maupun kelompok.

BUMDES juga menjadi prasyarat terkucurnya semua aliran dana pada masyarakat, baik dari lembaga pemerintahan maupun dari lembaga swasta dengan CSR nya.

Desa bendung yang baru-baru ini membentuk BUMDES nya merasa optimis dapat meningkatkan perekonomian warganya Dan pula menjadikan mendongkrak produktifitas masyarakat nya.

Kepala Desa Bendung Didik Rubiyanto saat di temui wartawan Minggu (8/12/19) mengatakan dengan terbentuknya BUMDES Desa Bendung pada Rabu (4/12/19) kemarin dapat mewujudkan masyarakat Bendung yang makmur sejahtera.

“Alhamdulillah dengan terbentuknya BUMDES desa bendung pada Rabu kemarin saya berharap menjadi langkah awal dalam mewujudkan masyarakat Bendung yang makmur sejahtera,” ungkapnya.

Didik juga mengatakan setelah terbentuk pengurus BUMDES, selanjutkan desa Bendung akan menjadi desa percontohan Digital Village atau Desa Digital.

“Setelah BUMDES terbentuk kami akan terus maju, insyaallah Desa Bendung menjadi desa percontohan Desa Digital atau bahasa kerennya Digital Village, ini Konsep nya sedang di selesaikan oleh Tim, kenapa desa digital karena di era komunikasi yang serba cepat pelayan masyarakat pun harus cepat dapat menyesuaikan dengan jamannya ,” imbuh Didik

Pendamping Desa Kecamatan Semin Wakhid andriyanto, M.Pd dalam pemaparannya dalam pembentukan BUMDES desa bendung pada Senin lalu ( 4/12/19) mengatakan dengan adanya BUMdes bukan menjadi pesaing dari usaha masyarakat yang telah ada namun menjadi stakeholder usaha masyarakat yang sudah ada.

Wakhid juga mengatakan dalam pembentukan pengurus BUMDES perangkat desa tidak boleh di libatkan.

“Kenapa perangkat tidak boleh masuk dalam kepengurusan BUMDES Karna perangkat desa beserta kepala desa adalah mitranya BUMDES,” ungkap Wakhid.
(WAP)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Developed by Jasa Pembuatan Website Jogja