Iklan

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Whatsapp Image 2021 03 04 At 08.50.32

Flickr Feed

Img 20200318 Wa0030

Bantul, Warga Nengahan dan Srandakan Menolak Alat Berat

841
Spread the love

Bantul, (17-3-2020). SuaraDjogja.com. Warga Nengahan dan Srandakan, Trimurti, Srandakan, Bantul Selasa 17 maret 2020 melakukan aksi penolakan penambang pasir dengan menggunakan alat berat, di kantor kecamatan Srandakan, Bantul.

Star dari pasar kolonjono nengahan dan finish di kantor kecamatan Srandakan sebagai ajang penyampaian aspirasi.
Turut hadir dalam kesempatan itu jajaran polsek Srandakan.koramil dan satpol pp.
Peserta aksi dipimpin oleh sdr Rustam, Piter, Manto dan Wahyu sebagai koordinator lapangan sedangkan penanggungjawab aksi adalah Bpk Y Paijan, Rutiman, Karjono dan bpk Sandiyo yang diikuti oleh sekitar 150 peserta orang peserta aksi mereka dengan membawa berbagai spanduk yg bertuliskan ‘warga Nengahan dan Srandakan menolak tambang pasir dengan alat berat’.

Pukul 10.00 wib peserta aksi masuk aula kecamatan Srandakan dilanjutkan dengan audensi yang intinya menyampaikan bahwa warga mendapat kabar bahwa ijin penambang pasir dengan alat berat oleh PT. Mitra Bangkit Sejahtera turun, tetapi warga tetap menolak karena belum ada sosialisasi yang menyeluruh kepada warga, bahkan ada yang tidak tahu menahu lahannya dipasangi pathok.demikian disampaikan salahsatu juru bicara Y Paijan.

Dalam tanggapannya camat Srandakan Anton Yulianto AP menyampaikan bahwa berdasarkan UU no.23 tahun 2019 terkait perijinan tambang berada di tingkat propinsi DIY.
Jadi pemerintah kecamatan tidak punya kewenangan masalah ini.

Terkait penolakan warga Anton menegaskan tidak ada bego atau alat berat turun ke kali progo. Selanjutnya Lurah Trimurti dan Camat Srandakan mendukung penolakan wargadengan membubuhkan tanda tangan.

Sedangkan bupati Bantul Drs.H. Suharsono menyarankan apa yang menjadi keluhan warga agar ditulis dan dilaporkan ke pemda dan Bupati sendiri yang akan menyalurkan aspirasi ke dinas terkait di tingkat propinsi.

Peserta aksi puas dengan jawaban dan dukungan dari Pak Lurah Agus Purwakpp. ST, Pak Camat Anton Yulianto, AP dan Bupati Drs.H Suharsono sehingga para peserta aksi pulang dengan ceria.

(Pnj)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Developed by Jasa Pembuatan Website Jogja